Jika kalian merupakan salah satu penggemar cake atau bahkan ingin
berkreasi dengan makanan basah ini, ada beberapa hal yang harus
diperhatikan agar hasil cake yang kalian buat sempurna.
Fungsi Bahan Dasar Cake
1. TELUR
Fungsinya membangun kerangka cake, memberi warna pada cake, memberi nilai gizi, dan melembapkan kue.
2. GULA PASIR
Fungsinya memberi rasa manis, memberi warna pada kulit kue, membantu
mengempukkan kue, melembapkan kue, dan melemaskan adonan. Jenis gula
yang digunakan bisa macam-macam. Gula pasir oke, gula halus bisa, gula
merah yang disisir juga boleh, atau gula palem. Tetapi untuk jenis kue
jenis butter type, sebaiknya dipilih gula yang halus.
3. TEPUNG TERIGU
Sebetulnya bukan cuma tepung terigu yang oke dibuat cake, tepung ketan,
tepung beras, sampai tepung singkong pun sah-sah saja dijadikan cake.
Tetapi umumnya memang cake dibuat dari tepung terigu. Tepung yang
digunakan adalah tepung yang proteinnya berkadar 7 – 8,5 persen. Fungsi
tepung untuk membangun kerangka kue, mengikat bahan lain, dan
mendapatkan tekstur kue yang baik.
4. LEMAK
Lemak yang digunakan untuk cake adalah mentega, margarin, atau minyak.
Mengapa tidak digunakan shortening (mentega putih)? Karena shortening
tidak mengandung air seperti margarin hingga membuat kue kurang lembap.
Tetapi, toh, kalau Anda tetap ingin memakai shortening, gunakan
shortening yang mengandung emulsifier (pengemulsi). Karena emulsifier
mampu membantu mengikat air hingga tidak terjadi penguapan. Fungsi
lemak untuk menjaga kue agar tahan lama, menambah nilai gizi, memberi
aroma pada cake, dan membuat cake terasa empuk. Tentu juga menimbulkan
rasa enak.
5. EMULSIFIER
Di toko-toko, emulsifier dikenal dengan merek TBM, SP, atau Ovalet.
Fungsinya selain membantu mengembangkan kue, juga mengemulsi bahan-bahan
agar tercampur baik hingga bisa mengembang sempurna. Keuntungan
menggunakan bahan ini adalah lebih ekonomis (bahan telur bisa
dikurangi), adonan tetap stabil meski lama belum bisa dimasukkan dalam
oven, dan pengocokan bisa dilakukan dalam waktu singkat (cepat
pengembang). Penggunaan emulsifier juga membuat cake lebih halus.
Kerugiannya, kue kurang enak disantap, terutama kalau penggunaan
emulsifier terlalu banyak.